Daftar Makanan untuk Menunjang Kecerdasan Bayi

Makana untuk Bayi – Memperkenalkan makanan pertama kepada bayi adalah suatu pengalaman yang sangat istimewa untuk kamu dan juga bayi kamu.

Makanan pertama bayi kamu adalah langkah pertamanya untuk mengenal berbagai cita rasa. Selain itu, makanan yang sesuai tentunya sangat penting dan bermanfaat untuk tumbuh kembang si bayi.

Pada 6 bulan pertama kehidupan awal bayi, bayi hanya memerlukan Air Susu Ibu (ASI) untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisinya.

Kandungan ASI sangat baik untuk sistem imunitas bayi dan membantu melindungi kesehatan tubuh bayi. ASI juga kaya dengan vitamin-vitamin seperti Omega 3 yang sangat baik untuk berkembangnya otak.

Banyak penelitian yang setuju bahwa bayi yang mengonsumsi ASI eksklusif selama 6 bulan memiliki IQ yang lebih tinggi dibandingkan bayi yang diberi susu formula.

Banyak juga penelitian yang membuktikan bahwa bayi dengan ASI memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit saluran pencernaan dan infeksi pernapasan. Selain itu, bayi dengan ASI lebih jarang memiliki alergi.

Tidak ada batas jumlah ASI yang dapat diberikan. Intinya adalah memberikan bayi ASI sesering mungkin sampai bayi puas.

Namun, saat bayi telah berusia 4 bulan, bayi harus mendapatkan minimal 600 ml ASI setiap harinya. Di usia hingga 6 bulan, ASI (atau susu formula bagi para ibu yang tidak memberikan ASI) merupakan makanan utama yang paling baik untuk bayi.

Jangan memberikan minuman lain seperti jus. ASI atau susu formula sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Makanan padat untuk bayi sebaiknya dikenalkan pada bayi saat berusia 6 bulan. Pada usia tersebut, system pencernaan dan kekebalan tubuh bayi sudah sempurna dan siap untuk menerima makanan padat sehingga menurunkan risiko terjadinya alergi makanan.

Makanan padat pertama yang diberikan kepada bayi harus lembut dan mudah dicerna dan tidak memiliki risiko alergi. Makanan untuk bayi jangan ditambahkan gula atau garam. Biarkan rasanya hambar, agar bayi dapat merasakkan rasa asli dari makanan tersebut.

Garam berbahaya bagi ginjal bayi. Sementara gula menyebabkan bayiakan nantinya menyukai makanan manis dan tidak baik untuk kesehatan giginya.

Jangan juga mencampur makanan pertama bayi. Memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) adalah waktu yang baik untuk mengetahui makanan mana yang dapat menyebabkan alergi atau tidak. Kenalkan secara terpisah, agar kamu dapat mencari tahu penyebab alergi, jika misalnya terjadi alergi.

Makanan untuk Bayi Usia 6 Bulan

makanan untuk bayi

Jenis makanan bayi yang dianjurkan adalah bubur susu. Diberikan dalam bentuk bubur karena lebih mudah ditelan dan dicerna oleh bayi. Beberapa makanan untuk bayi usia 6 bulan adalah:

Bubur susu

Bubur susu dibuat dari 1 sendok makan tepung beras dan 200 ml ASI atau susus formula. Larutkan tepung beras dengan susu, kemudian masak dengan api kecil sampai sedikit mendidih dan campuran menjadi agak kental. Jika ada tepung yang menggumpal, saringlah terlebih dahulu,

Bubur Kentang

Sebagai variasi, bubur susu dapat diganti dengan kentang. Kentang yang sudah dikupas dipotong kecil-kecil dan dihaluskan. Setelah itu campurkan sedikit demi sedikit 50 ml ASI dengan blender.

Bubur Buah

Buah yang paling disarankan adalah pisang Ambon. Haluskan pisang dan campurkan dengan sedikit susu dengan blender. Buah-buahan lain yang dapat dijadikan variasi adalah alpukat.

Bubur sayur

Brokoli merupakan sayur yang baik. Kukus brokoli, lalu campurkan dengan susu dengan blender. Variasi sayuran yang baik adalah wortel.

Makanan untuk Bayi Usia 7 Bulan

makanan untuk bayi

Untuk bayi berusia 7 bulan, sudah mulai dapat ditambahkan jenis makanan lain. Namun pastikanlah bahwa makanan yang kamu berikan sudah dihaluskan sampai benar-benar halus sehingga mudah untuk dicerna.

Makanan untuk bayi usia 6 bulan masih dapat diberikan. Jangan mencampur makanan terlebih dahulu.

Bubur tahu

Haluskan tahu dengan ASI sampai konsistensi yang kamu inginkan.

Bubur labu

Proses pembuatannya sama seperti bubur untuk usia 6 bulan. Haluskan dengan ASI atau susu formula.

Bubur ubi

Sebagai variasi kentang, ubi merupakan pilihan bubur yang baik.

Makanan untuk Bayi Usia 8 Bulan

makanan untuk bayi

Pada bulan kedelapan, jika tidak ditemukan reaksi-reaksi alergi pada bayi. Mulai dapat diberikan bubur dengan 2 macam buah ataupun campuran 1 macam buah dan 1 macam sayur.

Pada usia 8 bulan, ajarkanlah bayi untuk mulai makan dengan menggunakan tangannya sendiri. Sehingga, pada usia 8 bulan, Bentuk makanannya sudah tidak harus selembut bubur.

Jadi makanan dapat dihaluskan saja tanpa campuran susu. Contoh makanan yang dapat diberikan:

  • Wortel rebus dan apel yang sudah dihaluskan dengan blender,
  • Pisang ambon matang yang dihaluskan dengan menggunakan garpu

Pada bayi 8 bulan juga sudah mulai boleh diberikan produk dari susu seperti yoghurt dan keju. Jangan berikan keju dengan bau yang menyengat.

Makanan untuk Bayi Usia 9 Bulan

makanan untuk bayi

Pada bulan kesembilan, bayi sudah dapat dicoba diberikan telur, daging, dan kacang kacangan yang dihaluskan. Memberikan daging dan telur harus diperhatikan kematangannya.

Bayi tidak boleh diberi makanan yang kurang matang karena mereka masih tidak dapat melawan bakteri yang dapat ditemukan pada makanan tersebut. Yang diberikan kepada bayi biasanya adalah daging ayam atau daging sapi tanpa lemak.

Bubur daging sapi

Dapat digunakkan 50gr daging sapi giling atau ayam giling yang dihaluskan dicampur dengan 30 gr lobak parut dan 1 kuning telur. Campurkan semuanya hingga tercampur dengan baik lalu tim dalam panic sampai semuanya benar benar matang.

Bubur daging ayam

50 gr daging ayam giling, 2 tangkai sawi dan 5 sendok makan nasi lembek. Campurkan semuanya dan aduk hingga menjadi bubur lalu tim sampai smuanya benar benar matang.

Banyak sekali menu yang dapat diberikan dan dapat dikombinasikan. Berikanlah banyak variasi menu pada bayi kamu sehingga kamu dapat memberikan pengalaman cita rasa kepada bayi.

Pastikan bahwa daging yang digunakkan adalah daging dengan kandungan lemak minimal dan masih dalam kondisi yang baik.

Makanan untuk Bayi Usia 10 Bulan

makanan untuk bayi

Pada usia 10 bulan, bayi sudah mulai dapat diberikan makanan yang dapat dimakan dengan menggunakan tangannya. Tambahkanlah makanan yang dapat dimakan sendiri oleh bayi disamping bubur yang kamu berikan sedikit demi sedikit untuk melatih bayi kamu makan dengan mandiri.

Dudukanlah di kursi bayi dengan mejanya. Berikanlah wortel tim yang dipotong kecil-kecil yang dapat dipungut oleh tangan bayi. Biarkanlah bayi mencoba memakan sendiri.

Pastikan makanan yang diberikan ini dapat hancur dengan di mulut bayi yang belum memiliki gigi. Beberapa makanan yang dapat diberikan dalam bentuk seperti ini adalah:

  • Wortel tim
  • Kentang rebus
  • Kacang polong rebus
  • Ubi rebus
  • Apel rebus
  • Pisang matang

Makanan untuk Bayi usia 11 Bulan

makanan untuk bayi

Pada usia 11 bulan biasanya bayi sudah dapat mulai mengonsumsi kebanyakan makanan dan dapat makan makanan yang dimakan oleh keluarga.

Namun tentunya masih harus lebih lembut. Pada usia ini sudah tidak perlu diberikan bubur. Dapat diberikan nasi dengan kuah. Contohnya:

  • Nasi dengan kuah sup wortel dan ayam.
  • Nasi tim dengan daging ayam dan jamur.

Intinya pada usia 11 bulan, bayi dapat makan makanan yang kamu makan, namun dengan dihaluskan. Walaupun demikian, pastikan makanan bayi tidak diberikan terlalu banyak perasa tambahan atau pengawet.

Biarkanlah bayi merasakkan rasa asli dari makanan yang diberikan. Jangan berikan bayi makanan yang terlalu berminyak dan bersantan. Pastikan hanya memberi kuah yang bening.

Makanan untuk Bayi Usia 12 Bulan

makanan untuk bayi

Pada usia 12 bulan, bayi kamu sudah hampir bias makan segala hal yang kamu makan. Jika bayi kamu bias, jumlah kuah mungkin dapat dikurangi dan bayi kamu sudah dapat makan nasi dengan lauk pauk.

Mungkin pada usia ini bayi kamu juga sudah mulai menyukai makanan yang lebih berasa sehingga ketika memasak lauknya kamu dapat memberikan beberapa bumbu alami seperti bawang.

  • Nasi tim ayam
  • Buah pisang
  • Perkedel brokoli

Berikanlah air untuk pendamping bayi makan dalam botol sehingga bayi dapat belajar makan dan minum sendiri. Selain itu air juga dapat membantu bayi makan jika mungkin bayi masih merasa sulit untuk mengunyah.

Setiap orang tua tentu tidak ingin bayinya kurus atau di bawah berat badan ideal. Memberikan makanan penambah berat badan bayi dapat menjadi solusi. Bayi dengan berat badan rendah mungkin disebabkan asupan gizinya kurang terpenuhi atau tidak seimbang. Bisa juga disebabkan adanya gangguan kesehatan.

Sebagai orang tua, kesehatan anak adalah prioritas utama. Berat badan adalah satu indicator kesehatan dan perkembangan bayi dan balita.

Untuk menaikkan berat badan bayi, kamu harus memberikan makanan yang bergizi secara teratur. Cobalah memperkenalkan makanan baru bagi anak kamu setiap minggunya.

Berikut adalah daftar mengenai makanan penambah berat badan bayi yang dapat kamu coba berikan:

Makanan untuk Bayi agar Cepat Gemuk

makanan untuk bayi

Pisang

Buah pisang dapat diberikan di atas 6 bulan. Makanan penambah berat badan ini kaya akan serat, kalium dan vitamin. Pada bayi 6-8 bulan, berikan pisang dalam bentuk bubur pisang. Setelah di atas 8 bulan, pisang dapat diberikan dalam bentuk buah.

Daging

Berikan daging ayam setelah bayi kamu menginjak 8 bulan. Daging ayam dapat menjadi makanan penambah berat badan karena mengandung banyak niasin, magnesium, vitamin B6, vitamin B121 dan yang paling penting mengandung protein dan kolestrol sehat. Untuk usia lebih kecil, ayam dapat diberikan dalam bentuk kuah kaldu.

Minyak

Bagi kamu yang sudah mencoba memberikan makanan campuran bagi bayi seperti bubur saring dari sayur dan daging, tambahkan minyak pada bubur tersebut.

Minyak sangat baik untuk menaikkan berat badan bayi karena mengandung lemak. Berikan minyak olive atau minyak wijen. Tambahkan 1-2 sendok the pada bubur saring anak kamu.

Ubi manis

Selain rasanya enak dan manis, ubi manis dapat dipakai sebagai tambahan berat badan bayi. Ubi mengandung lemak jenuh dalam kadar yang rendah, serat, magnesium, kalium, vitamin A, C dan B6 dalam kadar yang tinggi. Kalori yang terkandung pun banyak dan padat.

Alpukat

Seperti buah pisang, alpukat juga merupakan makanan penambah berat badan bayi. Kandungan lemak yang sehat pada alpukat dapat membantu menaikkan berat badan anak. Alpukat juga mengandung serat yang baik bagi pencernaan.

Telur

Putih telur mengandung banyak sekali protein di putih telur dan kolestrol di kuning telur.

Selai kacang

Berikan selai kacang pada anak umur 10 bulan ke atas. Selai kacang mengandung banyak kolestrol dan protein yang dapat menaikkan berat badan bayi.

Masa pertumbuhan bayi merupakan waktu yang paling tepat untuk merangsang perkembangan anak, termasuk kecerdasan otaknya.

Ada banyak factor yang mempengaruhi kecerdasan anak, mulai dari factor keturunan, lingkungan dan juga asupan makanan yang ia peroleh.

Jika kamu ingin anak kamu tumbuh menjadi cerdas, tentunya kamu perlu memberi anak makanan bergizi untuk mencukupi nutrisi otaknya.

Berikut adalah makanan-makanan terbaik untuk kecerdasan anak.

Makanan untuk Bayi agar Pintar atau Cerdas

makanan untuk bayi

Produk susu

Produk susu seperti ASI atau sisi formula merupakan minuman yang kaya nutrisi seperti protein, kalium, kalsium, vitamin B dan D yang berperan sebagai nutrisi penting yang berperan dalam pertumbuhan jaringan otak dan neurotransmitter.

Selain dikonsumsi dalam bentuk susu, kamu dapat memberikan dalam bentuk keju atau yoghurt.

Buah Beri

Buah-buahan beri seperti, strawberry, bluberry, raspberry mengandung banyak nutrisi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa strawberry dan blueberry memperbaiki fungsi daya ingat otak sehingga meningkatkan daya ingat anak.

Tidak hanya daging buahnya yang bermanfaat, namun bijinya pun mengandung asam lemak omega 3 yang dikenal sebagai nutrisi yang berperan penting dalam kecerdasan anak.

Selain itu, antioksidan dan vitamin C yang terkanding mengutangi stress dan berperan meningkatkan daya tahan tubuh.

Telur

Telur, selain mudah didapat dan harganya relatif murah, dapat divariasikan dalam berbagai bentuk agar si kecil tidak bosan.

Kuning telur mengandung kolin yang membantu perkembangan otak terutama perkembangan memori dan daya ingat.

Zat ini meningkatkan sel memori di otak dan juga menjaga stamina anak. Namun berhati-hatilah, karena konsumsi telur tidak boleh berlebihan. Cukup 1 butir setiap hari.

Kacang-kacangan

Bila anak suka makan makanan ringan, lebih baik berikan cemilan yang sehat seperti kacang-kacangan. Kacang kaya akan vitamin E dan antioksidan yang melindungi sel-sel otak terhadap radikal bebas.

Selain baik untuk kemampuan berpikir, kacang juga dapat menjadi sumber energy yang baik karena kandungan vitamin E dan thiamin di dalamnya dapat mengibah glukosa menjadi energy yang dibutuhkan oleh tubuh.

Ada penelitian yang mengatakan bahwa kacang merah mengandung banyak asam lemak omega 3. Khususnya ALA yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan fungi otak.

Gandum utuh dan beras merah

Biji-bijian dengan karbohidrat kompleks seperti beras merah dan gandum utuh atau biasanya dikenal dengan oat meal, terbukti mengandung glukosa dan vitamin B yang baik untuk kecerdasan otak dan memelihara system saraf.

Vitamin B berfungsi meningkatkan aliran darah ke seluruh system dan pasokan ke seluruh organ tubuh yang aktif. Gandum utuh juga kaya akan vitamin E, potassium dan zinc yang mendukung tubuh dan otak untuk bekerja secara optimal dan seimbang.

Kandungan seratnya yang tinggi pun baik bagi kesehatan anak. Alangkah baiknya jika para ibu dapat mengganti konsumsi nasi putih menjadi beras merah, agar nutrisi untuk otak anak dapat terpenuhi.

Ikan

Ikan sudah terkenal sekali sebagai makanan yang dapat membuat cerdas. Banyak sekali suplemen minyak ikan yang terkenal untuk perkembangan otak.

Hampir semua jenis ikan baik untuk perkembangan kecerdasan otak. Banyak penelitian membandingkan antara anak yang sering mengonsumsi ikan dan anak yang tidak mengonsumsi ikan.

Hasilnya, anak yang mengonsumsi ikan memiliki daya ingat dan kemampuan nalar yang lebih tajam. Selain tinggi protein, ikan, khususnya ikan salmon, mengandung DHA dan EPA yang merupakan sumber utama asam lemak omega 3.

Sayuran berwarna

Bahan makanan berwarna cerah seperti wortel, tomat dan bayam merupakan makanan yang sangat kaya akan nutrisi. Salah satu kandungan yang sangat baik adalah antioksidan.

Semakin cerah dan segar warna sayuran, maka semakin tinggi kandungan antioksidannya. Antioksidan ini dapat mendorong sel-sel otak untuk berkembang secara sehat.

Daging sapi bebas lemak

Daging sapi bebas lemak merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Zat besi merupakan mineral esensial yang membantu anak agar tetap berebergi dan berkonsentrasi saat belajar. Untuk bayi pun, jika mendapatkan asupan yang cukup akan membuat perkembangannya lebih cepat.

Setelah ibu mengetahui makanan apa yang baik untuk perkembangan bayi. sebaiknya jika ibu juga memberikan makanan yang sehat untuk pencernaan bayi.

Makanan untuk Bayi Sembelit

makanan untuk bayi

Salah satu masalah pencernaan yang paling sering menyerang bayu adalah sembelit. Sembelit seringkali dialamai saat bayi mengonsumsi makanan pengganti ASI.

Beberapa jenis makanan yang biasanya meningkatkan sembelit pada bayi adalah makanan cepat saji, biscuit bayi, makanan yang belum dihaluskan dan jenis makanan padat yang mengandung sedikit mineral.

Makanan-makanan yang baru disebutkan ini belum bias dicerna dengan sempurna oleh bayi sebelum berusia 2 tahun.

Kamu harus memberikan kadar mineral dan serat yang cukup banyak. Makanan yang mengandung banyak serat adalah sayuran dan buah-buahan.

Pada anak berusia 6 bulan hingga 1 tahun, kamu harus menghaluskan makanan secara sempurna agar system pencernaan bayi dapat bekerja dengan baik dan tidak terlalu berat.

Buah yang paling baik untuk bayi yang sembelit adalah pisang. Pisang merupakan obat pencahar alami. Berikan pisang matang sebanyak yang dapat dihabiskan oleh bayi.

Lalu, dapat ditambahkan dengan yoghurt tawar. Selain pisang, dapat berikan bayi buah plum yang direndam air panas semalaman.

Berikan satu sendok the air rendaman buah plum kepada bayi. Jika kesulitan menemukan buah plum, dapat gunakan apel yang dicincang. Buah-buahan yang bias diberikan adalah plum, apel, dan persik.

Selain itu juga dapat diberikan kacang polong dan bayam. Buah-buahan dan sayuran ini dapat melunakkan tinja dan mengatasi sembelit.

Selain memberikan pencahar alami, ibu dapat memberikan pengobatan dengan ASI. Berikan lebih banyak ASI setiap harinya. Pastikan bayi tidak kekurangan cairan karena kekurangan cairan juga dapat menjadi penyebab sembelit.

Jadi sekarang kamu telah mengetahui makanan yang baik untuk bayi kamu. Pastikanlah bayi kamu makan dengan tepat dan mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga dapat tumbuh dengan sehat dan menjadi anak yang cerdas.