3 Cara Mengolah Telur untuk Bayi sebagai Makanan Pendamping ASI

Ketika usia bayi sudah beranjak enam bulan, salah satu hal yang membuat ibu merasa senang sekaligus tidak sabar adalah kesempatan untuk memberikan makanan pendamping ASI pertama bagi buah hati. Pengalaman memberikan MPASI ini merupakan pengalaman yang menggembirakan sekaligus menegangkan dan menantang bagi sebagian besar ibu karena pada akhirnya bayi bisa mengenal makanan pertamanya namun di sisi lain, ada kekhawatiran yang muncul karena cemas jika bayi tidak menyukai makanan pertamanya atau bahkan memuntahkannya. Maka dari itu, ibu harus kreatif dalam mengolah menu-menu MPASI bagi si kecil diantaranya adalah pemilihan bahan utama. Salah satu bahan utama yang paling populer sebagai MPASI adalah telur karena kandungan proteinnya yang tinggi. Berikut ada beberapa cara yang cukup populer dilakukan dalam mengolah telur untuk bayi menjadi makanan pertama bagi bayi.

telur-untuk-bayi

Pastikan Telur dalam Keadaan Benar-Benar Matang Sempurna

Cara pertama adalah memasak telur dengan jalan direbus atau yang lebih dikenal dengan nama telur rebus atau boiled egg. Idealnya, telur dimasukkan ke dalam air yang mendidih dengan durasi antara tujuh hingga sepuluh menit. Dalam durasi memasak seperti ini, telur akan matang sempurna dalam arti tidak terlalu mentah dan tidak juga terlalu matang. Cara memasak seperti ini yang paling baik bagi bayi. Satu hal yang perlu diketahui adalah hanya berikan kuning telurnya saja kepada bayi karena putih telur merupakan salah satu penyebab utama reaksi alergi. Selanjutnya, telur dimasak dengan cara di orak-arik atau dikenal dengan nama telur orak-arik atau scrambled egg. Cara memasaknya adalah dengan menggorengnya di dalam wajan anti lengket namun dengan sangat sedikit minyak atau bahkan tanpa minyak sama sekali. Pastikan setelah telur masuk ke dalam wajan, Bunda langsung mengorak-ariknya dan pastikan telur sudah benar-benar matang sehingga aman dikonsumsi oleh bayi.

mengolah-telur-untuk-bayi

Yang terakhir adalah dengan mencampur telur rebus atau telur orak-arik untuk bubur bayi. Dengan cara ini, telur akan lebih mudah disantap dan dicerna oleh bayi karena sudah tercampur dengan bubur. Sebelum diberikan kepada bayi, pastikan bahwa telur sudah dilembutkan sedemikian rupa dengan masih menyisakan tekstur lembut. Dari makanan pendamping ASI ini bayi akan banyak belajar mengenai rasa, warna, dan tekstur makanan. Untuk makanan pendamping ASI, tidak disarankan untuk menambahkan perasa dalam bentuk apapun seperti garam atau gula. Hal ini bertujuan agar bayi mengenal rasa makanan yang sebenarnya. Pada dasarnya, mengolah telur untuk bayi tidaklah terlalu sulit untuk dilakukan.